Kronik Legendaris Kobe Bryant di NBA

Hari ini, tepat 42 th. lalu, lahir seorang legenda National Basket League (NBA) termasyhur Kobe Bryant. Sebagai individu, Kobe dikenal sebagai pribadi baik hati, ramah, berjiwa besar, serta penuh talenta. Karenanya kisah hidup pemain menyebut dirinya Black Mamba ini menjadi kronik legendaris di dalam sejarah NBA.

Kronik Legendaris Kobe Bryant di NBA

Kobe ialah putra dari seorang atlet basket profesional, Joe ‘Jelly Bean’ Bryant dan ibu bernama Pamela Cox Bryant. Ayahnya sempat tampil delapan musim di NBA, sebelum memastikan tukar ke Italia serta pakai karier profesionalnya.

Kobe, namanya diambil dari menu masakan Jepang, ini menjadi mengenal basket sejak usia tiga tahun. Namun Kobe baru sungguh-sungguh berlatih permainan memasukkan bola ke keranjang ini saat berada di Reggio Emilia, Italia Utara.

Saat berusia 13, Kobe dan keluarganya ulang ke Amerika Serikat. Ia lantas masuk sekolah Bala Cynwyd Middle School. Nama Kobe menjadi dikenal luas saat mewakili Lower Merion High School di dalam kompetisi basket di Philadelphia.

Pada th. pertama di kompetisi berikut Kobe umumnya mencetak 31,1 poin, 10,4 rebound, 5,2 assist, 3,8 blok, serta 2,3 steal. Ia lantas dinobatkan sebagai Pennsylvania Player of the Year. Saat itu usianya masih 15 tahun.

Karena bakat besarnya itu banyak universitas tawarkan beasiswa penuh. Namun Kobe pada akhirnya tak memilih satu universitas pun sehabis membaca kisah debut Kevin Garnett di NBA 1995 selepas sekolah atas (SMA).

Saat usianya baru 17, Kobe memastikan tampil di NBA th. 1996. Kobe tercatat sebagai pemain keenam di dalam sejarah NBA tampil selepas SMA. Saat itu, peristiwa ini menjadi sorotan tajam dikarenakan langkah Kobe ini adalah anomali.

Charlotte Hornets menjadi klub menyita Kobe di NBA Draft 1996/1997. Hornets lantas melegonya ke LA Lakers sehari sebelum pertandingan. Saat itu ayah Kobe menjadi wakil kontrak dikarenakan anaknya baru berusia 17.

Kobe memulai debutnya bersama Lakers di dalam Summer Pro League di Long Beach, California. Dalam laga ini ia mengemas 25 poin meskipun tampil sebagai cadangan. Di ajang ini pemain berpostur 1,98 centimeter ini tampil empat kali.

Ini membuatnya tercatat sebagai pemain termuda tampil di NBA, yaitu di dalam usia 18 tahun, 72 hari. Ia memecahkan rekor Jermaine O’Neal (18 tahun, 3 bulan, 7 hari), tetapi lantas dipatahkan Andrew Bynum (18 tahun, 6 hari).

Dari awalannya hanya mendapat sedikit menit main, Kobe mengakhiri debutnya bersama rerata 15,5 menit permainan. Ia lantas ikuti Rookie Challenge serta memenangkan kontes Slam Dunk 1997 dan tercatat sebagai peraih gelar termuda.

Saat Lakers tampil di semifinal play off Wilayah Barat melawan Utah Jazz, Kobe menjadi pilihan utama terhadap gim kelima. Walau Lakers kalah, Kobe tampil benar-benar berani bersama tembakan tiga poinnya. Shaquille O’Neal hingga memujinya.

“[Kobe Bryant] adalah hanya satu orang mempunyai nyali terhadap saat itu [pertandingan gim kelima Lakers vs Jazz, 12 Mei 1997] untuk menyita tembakan layaknya itu,” kata O’Neal, dilansir dari ESPN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *